Budaya

kapal pinisi, kapal pinisi berasal dari, kapal pinisi bulukumba, kapal pinisi berasal dari provinsi, kapal pinisi dibuat oleh suku, kapal pinisi nusantara, miniatur kapal pinisi

Pinisi, Klasik nan Mendunia

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Salah satu peninggalan budaya di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan adalah Kapal Pinisi yang sudah sangat terkenal hingga ke luar negeri. Ya, Bulukumba memang dikenal sebagai tempat lahirnya para pelaut ulung, karena daerah ini merupakan kawasan pesisir.

Di Kabupaten Bulukumba, terdapat beberapa pusat industri kapal Pinisi. Di antaranya, di Tanah Beru dan Di Panrang Luhu, yang terletak di sisi Pelabuhan Tanjung Bira. Tempat-tempat ini tak pernah sepi dari aktifitas pembuatan Kapal Pinisi, baik yang berukuran besar maupun kecil.

Yang unik adalah, kapal-kapal tersebut, pada umumnya dipesan langsung oleh pembeli yang datang dari luar negeri. Para pembeli Kapal Pinisi ini rata-rata berasal dari Australia, Prancis, dan beberapa negara Eropa lainnya.

 

Baca: Paket Tour Tanjung Bira 4 Hari 3 Malam (Snorkeling)

 

Harganya pun bermacam-macam, tergantung dari ukurannya. Untuk kapal dengan 3 lantai misalnya, dijual seharga Rp 7 Miliar. Yang hanya 2 lantai saja, Rp 4-5 Miliar. Yang lebih kecil, harganya Rp 2 Miliar. Para pembeli, biasanya menggunakan kapal-kapal tersebut untuk keperluan bermcam-macam. Ada yang untuk dijadikan kapal pesiar, kapal pribadi, dan lainnya. Yang pasti, mereka telah mengakui ketangguhan kapal Pinisi yang diproduksi di Bulukumba.

Di Kabupaten Bulukumba, khususnya di daerah pesisir, kemampuan merakit Kapal Pinisi adalah keahlian yang telah diturunkan turun-temurun oleh nenek moyang mereka yang dulu terkenal sebagai pelaut ulung. Kapal Pinisi dikenal dunia karena keberhasilannya mengantarkan nenek moyang orang Bulukumba berlayar mengitari bola bumi. Tak heran jika banyak orang asing yang berminat memiliki kapal jenis ini. Mereka pun bersedia membayar dengan harga tinggi.

Salah satu hal unik yang dimiliki Pinisi terletak pada proses pembuatannya. Jika kapal kebanyakan terutama yang dibuat oleh bangsa-bangsa Barat dimulai dengan membuat rangka, pada Pinisi, proses pembuatan dimulai dari dari dindingnya.

Keunikan lainnya adalah, kapal ini sama sekali tidak menggunakan bahan besi. Semua bahannya, bahkan pasak yang digunakan, terbuat dari kayu. Jenis kayu yang digunakan adalah kayu bitti. Meski keseluruhan bagiannya terbuat dari kayu, Kapal Pinisi terkenal tangguh menghadapi gelombang laut. (Samtra Tour)

About Us

© 2017 Samtra Tour by Sulawesi Mitra Wisata. All Rights Reserved.

Subscribe Our Story

Subscribe untuk mendapatkan penawaran dan info diskon terbaru dari kami